HARIANEXPRESS, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan platform ASN Digital guna menyederhanakan serta mengintegrasikan berbagai layanan manajemen kepegawaian dalam satu sistem terpadu bagi Aparatur Sipil Negara. Senin (5/10/2026)
Platform ini menggunakan sistem Single Sign-On agar para pegawai dapat mengakses beragam layanan tanpa harus mengingat banyak akun berbeda.
Selain itu, sistem keamanan platform ini dilengkapi dengan Multi-Factor Authentication demi melindungi data kepegawaian pengguna dari risiko penyalahgunaan.
Berdasarkan data BKN per 1 September 2026, jumlah total ASN di Indonesia tercatat mencapai sekitar 6,7 juta orang yang berpotensi menjadi pengguna platform ini.
Ekosistem tersebut turut terhubung dengan layanan lain seperti MyASN dan e-Kinerja untuk mendukung pemutakhiran data secara mandiri.
Untuk masuk ke portal tersebut, pengguna dapat membuka laman resmi BKN di asndigital.bkn.go.id, memasukkan username berupa NIP atau NIK, serta kata sandi akun.
Jika Multi-Factor Authentication telah aktif, pengguna perlu memasukkan kode OTP dari aplikasi authenticator sebelum memilih layanan.
Bagi pegawai yang mengalami kendala, platform ini juga menyediakan fitur pemulihan untuk mengatasi masalah kata sandi maupun pengaturan ulang autentikasi multifaktor.
Pengguna diimbau untuk selalu menggunakan tautan resmi dan menjaga kerahasiaan data akun mereka.








