HARIANEXPRESS, TEKNO – Produsen ponsel Vivo dan OPPO mengonfirmasi pemakaian Dimensity 9600 Pro buatan MediaTek di pasar global, Rabu (16/9/2026).
Kehadiran chipset berbasis fabrikasi 2 nanometer (nm) ini langsung memikat perhatian industri gawai kelas atas.
Kedua jenama teknologi tersebut memanfaatkan kemampuan pemrosesan teranyar ini guna mendongkrak efisiensi komputasi, keandalan visual layar, serta kecanggihan perekaman video profesional.
Optimalisasi Layar 2K dan Fitur Fotografi Vivo X500 Pro Max
Vivo menyematkan cip Dimensity 9600 Pro pada jajaran ponsel pintar seri X500, termasuk varian tertinggi Vivo X500 Pro Max.

Kolaborasi mendalam antara vivo dan MediaTek melahirkan berbagai peningkatan sistematis yang mencakup visual dan kamera.
Pada sektor visual, Vivo menyematkan teknologi koreksi AP Demura 2.0 tingkat cip.
Inovasi ini secara mandiri menekan potensi ketidakseragaman kecerahan panel di tingkat perangkat keras, lalu memadukannya dengan kejernihan layar beresolusi 2K.
Guna mendukung sektor fotografi, cip anyar ini menghadirkan fitur kompensasi blur gerakan multi-frame di tingkat Application Processor (AP).
Mekanisme tersebut meminimalisasi tangkapan buram saat pengguna memotret objek yang bergerak cepat.
Kemampuan Video Sinematik dan Jadwal Rilis Vivo X500

Kebutuhan sinematografi pada seri Vivo X500 turut memperoleh pembaruan signifikan melalui integrasi video Log profesional langsung di dalam cip.
Fitur ini memfasilitasi perekaman video 4K pada 120fps berformat Log 10-bit tanpa membutuhkan alat perekam eksternal tambahan.
Selain itu, perusahaan mengombinasikan Dimensity 9600 Pro dengan cip pemrosesan gambar mandiri bernama Blueprint.
Integrasi ini menghasilkan rekaman video potret 4K Dolby Vision pertama di industri smartphone flagship.
Vivo juga menyertakan fitur XDZ untuk mengoptimalkan resolusi video pada tingkat pembesaran tinggi (zoom).
Jajaran Vivo X500 dijadwalkan meluncur resmi ke publik pada 21 September 2026.
Strategi OPPO Find X10 Pro Max: Tide Engine dan Falcon Scheduler

Tidak mau ketinggalan, OPPO menyiapkan Find X10 Pro Max bertenaga cip 2nm tersebut.
Pabrikan ini menyempurnakan performa perangkat keras dengan arsitektur perangkat lunak racikan mandiri guna mengantisipasi beban kerja komputasi ekstrem.
Pabrikan mengintegrasikan Tide Engine generasi terbaru yang membagi alokasi daya secara dinamis antara grafis permainan (frame rate tinggi) dan komputasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
OPPO juga menanamkan fitur Falcon Scheduler demi menjaga kelancaran sistem operasi di tengah pemrosesan data kamera yang berat.
Melalui integrasi arsitektur tersebut, OPPO Find X10 Pro Max sanggup merekam video resolusi 4K pada 60fps berdurasi panjang, sekaligus mempertahankan sesi gaming berat dengan frame rate penuh hingga durasi delapan jam nonstop.










