HARIANEXPRESS, TEKNO – MediaTek resmi memperkenalkan chipset Dimensity 9600M dalam acara peluncuran produk terbarunya di Taiwan, Rabu (16/9/2026).
Langkah ini menyusul sorotan utama terhadap cip kelas atas Dimensity 9600 Pro. Kehadiran Dimensity 9600M menawarkan alternatif bertenaga bagi lini ponsel pintar kelas atas dengan harga yang lebih terjangkau.
Ponsel pintar Vivo X500 versi reguler akan mengadopsi cip anyar ini, sedangkan varian vivo X500 Pro dan X500 Pro Max mengandalkan varian Pro.
Kendati menyandang penamaan seri 9600, spesifikasi teknis Dimensity 9600M memiliki kesamaan mendasar dengan pendahulunya, Dimensity 9500.
MediaTek mempertahankan arsitektur perangkat keras utama, tetapi menyematkan pembaruan signifikan pada sektor perangkat lunak dan kemampuan komputasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI).
Kesamaan Arsitektur Perangkat Keras dan Manufaktur

MediaTek memproduksi Dimensity 9600M menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer (3nm) N3P dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), basis yang sama persis dengan Dimensity 9500.
Pada unit pemrosesan sentral (Central Processing Unit atau CPU), cip ini mempertahankan konfigurasi delapan inti (octa-core) dengan format 1+3+4 berbasis seri Arm C1:
- 1 inti utama Arm C1-Ultra berkecepatan 4,21 GHz dengan cache L2 2MB.
- 3 inti performa Arm C1-Premium berkecepatan 3,50 GHz dengan cache L2 1MB per inti.
- 4 inti efisiensi Arm C1-Pro berkecepatan 2,70 GHz dengan cache L2 512KB per inti.
- Memori terdistribusi: cache L3 sebesar 16MB serta system level cache (SLC) sebesar 10MB.
Sektor grafis mengandalkan unit pengolah grafis (Graphics Processing Unit/GPU) Arm Mali-G1 Ultra MC12 dengan 12 inti, identik dengan kepunyaan Dimensity 9500.
Dukungan memori dan media penyimpanan juga berjalan setara melalui RAM LPDDR5X hingga kecepatan 10.667 Mbps serta penyimpanan UFS 4.1 dengan konfigurasi 4-jalur (4-lane).
Kemampuan prosesor sinyal gambar (Image Signal Processor/ISP) mempertahankan dukungan sensor kamera hingga resolusi 320 MP.
Cip ini juga mampu merekam video beresolusi 8K pada 60 frame per second (fps), 4K pada 120 fps dengan stabilisasi gambar elektronik (Electronic Image Stabilization/EIS), serta video sinematik 4K 60 fps.
Perbedaan Utama: Peningkatan Sistem dan Kecerdasan Buatan

Meskipun fondasi fisiknya menyerupai generasi terdahulu, MediaTek memberikan sejumlah inovasi penting pada Dimensity 9600M:
1. Mesin Penjadwalan Generasi Baru
MediaTek memperbarui mesin manajemen tugas ke Dimensity Scheduling Engine 3.0.
Sistem ini mengoptimalkan pembagian beban kerja antara CPU, GPU, dan memori sehingga konsumsi daya menjadi lebih efisien dibanding sistem generasi kedua pada Dimensity 9500.
2. Peningkatan Efisiensi Gaming
Integrasi kerangka kerja grafis saraf memungkinkan perangkat mencapai kecepatan bingkai hingga 185 fps saat menjalankan game.
Fitur interpolasi bingkai tetap mengandalkan teknologi MediaTek MRFC 3.0.
3. Dukungan Model AI Mutakhir
Pada bagian pemrosesan saraf (Neural Processing Unit/NPU), MediaTek memasang NPU 990 berbasis arsitektur ganda dengan inti hemat daya (compute-in-memory).
Peningkatan utama berpusat pada dukungan teknologi AI mutakhir langsung di dalam perangkat (on-device), seperti Gemini Nano 4 dan Qwen 3.5 Omni 4B.
4. Fitur Asisten Kamera Cerdas
MediaTek menyematkan kemampuan camera agent berbasis AI. Fitur ini secara otomatis menganalisis komposisi dan objek bidikan, lalu memberikan panduan serta saran pengambilan gambar secara real-time kepada pengguna.
Melalui pembaruan sistem dan kecerdasan komputasi tersebut, prosesor smartphone Dimensity 9600M hadir untuk menghadirkan performa kelas atas yang stabil sekaligus hemat daya bagi perangkat generasi mendatang.









